Tahukah anda tentang Bandara?

Bandara atau bandar udara yang juga populer disebut dengan istilah airport merupakan sebuah fasilitas di mana pesawat terbang seperti pesawat udara dan helikopter dapat lepas landas dan mendarat. Suatu bandar udara yang paling sederhana minimal memiliki sebuah landasan pacu atau helipad ( untuk pendaratan helikopter), sedangkan untuk bandara-bandara besar biasanya dilengkapi berbagai fasilitas lain, baik untuk operator layanan penerbangan maupun bagi penggunanya seperti bangunan terminal dan hanggar.

Menurut Annex 14 dari ICAO (International Civil Aviation Organization): Bandar udara adalah area tertentu di daratan atau perairan (termasuk bangunan, instalasi dan peralatan) yang diperuntukkan baik secara keseluruhan atau sebagian untuk kedatangan, keberangkatan dan pergerakan pesawat.

Sedangkan definisi bandar udara menurut PT (persero) Angkasa Pura adalah “lapangan udara, termasuk segala bangunan dan peralatan yang merupakan kelengkapan minimal untuk menjamin tersedianya fasilitas bagi angkutan udara untuk masyarakat”.

Belum Mencapai Target, Bandara Syamsudin Noor Jalan di Tempat

Perbedaan Badara komersial dan Bandar Udara yang Dikelola oleh TNI AU

Dalam percakapan umum sering terdengar istilah bandara, lapter, dan lanud. Ketiga istilah itu memang menunjuk pada sebuah fasilitas atau instalasi yang berkaitan dengan dunia penerbangan. Lalu, apa sih sebenarnya perbedaannya?

Menurut UU Penerbangan yang baru tersebut, definisi bandar udara dan pangkalan udara adalah sebagai berikut:

  • Bandar Udara (sering disingkat sebagai bandara) adalah kawasan di daratan dan/atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang, dan tempat perpindahan intra dan antarmoda transportasi, yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan, serta fasilitas pokok dan fasilitas penunjang lainnya.
  • Pangkalan Udara (sering disingkat sebagai lanud) adalah kawasan di daratan dan/atau di perairan dengan batas-batas tertentu dalam wilayah Republik Indonesia yang digunakan untuk kegiatan lepas landas dan pendaratan pesawat udara guna keperluan pertahanan negara oleh Tentara Nasional Indonesia.

Nah, jelas, istilah bandar udara dan pangkalan udara sebenarnya merujuk pada area atau fasilitas yang sama. Perbedaannya terletak pada fungsinya apakah untuk kepentingan penerbangan sipil atau penerbangan militer. Bandar Udara  adalah istilah yang umumnya dipergunakan untuk kegiatan penerbangan sipil (civil aviation), sedangkan pangkalan udara adalah istilah yang umumnya dipergunakan untuk kegiatan penerbangan militer (pertahanan negara).

Fasilitas bandar udara

Fasilitas bandar udara yang terpenting adalah:

Sisi Udara (Air Side)

  • Runway atau landas pacu yang mutlak diperlukan pesawat. Panjangnya landas pacu biasanya tergantung dari besarnya pesawat yang dilayani. Untuk bandar udara perintis yang melayani pesawat kecil, landasan cukup dari rumput ataupun tanah diperkeras (stabilisasi). Panjang landasan perintis umumnya 1.200 meter dengan lebar 20 meter, misal melayani Twin Otter, Cessna, dll. pesawat kecil berbaling-baling dua (umumnya cukup 600-800 meter saja). Sedangkan untuk bandar udara yang agak ramai dipakai konstruksi aspal, dengan panjang 1.800 meter dan lebar 30 meter. Pesawat yang dilayani adalah jenis turbo-prop atau jet kecil seperti Fokker-27, Tetuko 234, Fokker-28, dlsb. Pada bandar udara yang ramai, umumnya dengan konstruksi beton dengan panjang 3.600 meter dan lebar 45-60 meter. Pesawat yang dilayani adalah jet sedang seperti Fokker-100, DC-10, B-747, Hercules, dlsb. Bandar udara international terdapat lebih dari satu landasan untuk antisipasi ramainya lalu lintas.airplane, Runway HD Wallpapers / Desktop and Mobile Images & Photos

 

  • Apron atau tempat parkir pesawat yang dekat dengan terminal building, sedangkan taxiway menghubungkan apron dan runway. Konstruksi apron umumnya beton bertulang, karena memikul beban besar yang statis dari pesawat.Best 500+ Airport Pictures [HD] | Download Free Images on Unsplash

 

  • Untuk keamanan dan pengaturan, terdapat Air Traffic Controller, berupa menara khusus pemantau yang dilengkapi radio control dan radar.Apa Itu Air Traffic Controller?

 

  • Karena dalam bandar udara sering terjadi kecelakaan, maka disediakan unit penanggulangan kecelakaan (air rescue service) berupa peleton penolong dan pemadam kebakaran, mobil pemadam kebakaran, tabung pemadam kebakaran, ambulans, dan peralatan penolong lainnya.Galeri Avsec Gusti Sjamsir Alam Kotabaru: PKP-PK GUSTI SJAMSIR ...

 

  • Juga ada fuel service untuk mengisi bahan bakar avtur.This Is How We Refuel At Schiphol Airport: Handy Hydrant

Sisi Darat (Land Side)

Terminal penumpang bandar udara adalah prasarana transportasi di kawasan lapangan terbang di daratan dan/atau perairan dengan batas-batas  tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik  turun penumpang, bongkar muat barang dan/atau pos, dan tempat perpindahan intra dan antarmoda transportasi, yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan  penerbangan, serta fasilitas pokok dan fasilitas penunjang lainnya sebagai tempat perpindahan antar moda transportasi. Di dalamnya terdapat pemindai bagasi sinar X, counter check-in, (CIQ, Custom – Inmigration – Quarantine) untuk bandar udara internasional, dan ruang tunggu (boarding lounge) serta berbagai fasilitas untuk kenyamanan penumpang. Di bandar udara besar, penumpang masuk ke pesawat melalui garbarata atau avio bridge. Di bandar udara kecil, penumpang naik ke pesawat melalui tangga (pax step) yang bisa dipindah-pindah.

  • Bagasi sinar XApakah Ibu Hamil Aman Melewati Metal Detector? | Berbagi Tips ...

 

  • Check In-CounterNews & Announcements | Thai Airways| News Details

 

  • Ruang Tunggu (Boarding Lounge)Terminal 3 Soekarno-Hatta akan Memiliki Hotel BerbintangVenueMagz.com

 

  • Kedatangan (Arrival)EXAMPLE OF DRAMA TEXT ABOUT "LOST AND FOUND" IN AIRPORT (DRAMA ...

Fasilitas Penunjang Kegiatan Utama Terminal

Ruang-ruang untuk fasilitas penunjang kegiatan utama
terminal, antara lain :
1. Kantor Terminal Bandara
Bertujuan untuk mengatur seluruh kegiatan operasional
bandaa secara administratif dan perawatan terhadap terminal
itu sendiri, bagasi, kargo, dan imigrasi.
2. Apron Equipment Shelter
Area ini merupakan tempat menyimpan kendaraan serta alatalat yang berhubungan dengan kegiatan operasional bandara,
baik alat-alat yang dibutuhkan pada bagian terminal itu
sendiri, landasan pacu, maupun untuk kegiatan operasional
lainnya seperti bagasi dan kargo.
3. VVIP Building
Bangunan VVIP merupakan fasilitas penunjang di bagian
terminal bandar udata untuk penumpang khusus, dalam hal
ini adalah tamu kenegaraan, pemerintahan ataupun tamu
lainnya yang dianggap penting dan harus mendapatkan
perlakuan khusus, selain itu untuk penerbangan dengan jenis
pesawat carter yang menggunakan fasilitas tersebut.
4. CIQ Building
Bangunan CIQ merupakan bangunan penunjang terminal
bandar udara untuk mengurusi pajak atau barang-barang yang
masuk dan keluar dari dalam maupun luar negeri.
5. ACS Building
Bangunan ACS merupakan bagiandari bangunan terminal
yang emlayani katering untuk seluruh penerbangan yang
melalui bandara tersebut.
6. Radar Weather Station
Merupakan bangunan penunjang dari bandar udara untuk
mengetahui keberadaan cuaca pada saat penerbangan
dilakukan, untuk keperluan operasional penerbangan, serta
sebagai penentu informasi pesawat yang akan landing
menuju bandara maupun take off dari bandara.
7. Fire Fighting Station
Merupakan tempat berpangkalnya seluruh kendaraan
pemadam kebakaran untuk keperluan keamanan pemadaman
pada bandara apabila diperlukan.
8. Hanggar dan Fasilitas Perawatan
Operasional bandara yang cukup tinggi akan memerlukan
perawatan pesawat, sehingga hanggar pada bandara sangat
diperlukan untuk melayani operasional bandara, khususnya
pesawat terbang.
9. Gas Station
Bangunan ini digunakan sebagai tempat pengambilan bahan
bakar yang selanjutnya akan didistribusikan ke pesawat
melalui mobil-mobil tangki bahan bakar.
10. Hotel Transit
Bangunan ini dipergunakan sebagai tempat singgah bagi
penumpang dan awak pesawat yang melakukan transit atau
singgah sementara. Hanya saja yang menggunakan hotel
transit biasanya adalah penunpang atau awak pesawat yang
waktu singgahnya berkisar10 jam atau lebih.
11. Entertainment Center
Fasilitas ini digunakan sebagai tempat berbagai macam
hiburan seperti sauna, spa, game center, bioskop, kolam
renang, dan lain sebagainya yang digunakan untuk
memberikan kenyataman bagi pengguna bandar udara selama
menunggu persiapan pesawat maupun transit dalam waktu
yang lama.
Selain fasilitas penunjang seperti yang telah disebutkan
diatas, terdapat juga fasilitas penunjang penumpang lainnya, yang
mana ruang-ruang ini dapat menghasilkan pendapatan. Pada
umumnya ruang-ruang tersebut antara lain :
1. Restoran, kios-kios yang menjual surat kabar, majalah,
dan rokok.
2. Toko-toko yang menjual obat, cindera mata, pakaian, dan
bunga.
3. Tempat gunting rambut dan menyemir sepatu.
4. Mejaa pelayanan untuk persewaan mobil dan perusahaan
asuransi penerbangan.
5. Lemari sewa untuk menyimpan barang dan pakaian untuk
umum serta telepon umum.
6. Kantor-kantor pos baik yang otomatis maupun yang
dilayani oleh petugas.
7. Tempat hiburan dan mesin permainan yang menggunakan
koin.
8. Toilet untuk umum dan tempat perawatan bayi.